Kamis, 22 Juni 2017

Langkah Menanamkan Nilai-nilai Baik Kepada Anak dan Menjadi Juara Hebat Kebaikan





Let me love you a little more, before youre not little anymore
by: Pinterest



" Mamih Babam mau cook" ,

Mendengar celoteh Babam mamih langsung menanggapi dan memintanya untuk mengulang kalimat yang diungkapkan, mengapa ??? karena di usia yang ke 4 tahun ini mamih ingin memberikan perhatian dan stimulasi penuh agar Babam mampu berkomunikasi dua arah dengan baik dan lancar.



"oohh oke" tentu saja mamih langsung sigap dan mencoba menarik perhatian Babam agar ia mau untuk bergerak dan memulai apa yang ia ungkapkan tadi, dan ternyata Babam ingin memasak kue. Jadi mamih menyiapkan beberapa peralatan sederhana untuk memasak kue coklat, ia sangat antusias dan aktif bertanya mengenai nama bahan, jumlah, juga apa yang harus dilakukan. Tak lupa Babam juga selalu mau untuk merapikan kembali setelah kegiatan memasak selesai. 

Babam yang suka masak


Awalnya mamih memang suka mengajak Babam untuk ikut memasak atau membuatnya ikut terlibat kegiatan sehari-hari dirumah, jika mamih memasak ia tak segan untuk membantu memotong, atau mencuci sayuran. Kegiatan memasak bersama sikecil mudah dilakukan dan dipraktekan dalam kegiatan harian agar dapat meningkatkan jumlah kosakata, dan meningkatkan bonding antara mamih dengan babam.

Babam kesayangan mamih


Gangguan Bahasa Ekspresif (GBE) yang dialami babam tentu saja tak menyurutkan kami selaku orang tua untuk terus melakukan stimulasi agar ia tumbuh menjadi anak yang berkepribadian baik. Untuk menerapkan pondasi dan nilai-nilai kebaikan pada anak tentunya orang tua harus mengenal dahulu bagaimana karakter sikecil, apa kelebihan dan kekurangan sikecil, dan berlanjut untuk bisa melakukan pendekatan agar dapat mengoptimalkan kecerdasan yang dimiliki.

Menanamkan nilai-nilai kebaikan tentunya dalam keluarga menjadi sebuah faktor utama yang memberikan bekal agar ia mampu mandiri di lingkungan sekitar juga terbiasa untuk berbuat kebaikan serta peduli sesama. Memang faktor lingkungan juga berperan serta dalam mengolah dan meningkatkan perkembangan sikecil namu tetap dalam keluarga dan orangtua yang utama menjadi pionir untuk sebuah tempat dan panutan bagi anak.

Walaupun memiliki keterlambatan dan segi bahasa komunikasi, Babam termasuk anak yang mudah bergaul dan mampu mendapatkan perhatian bagi orang disekitarnya, tentunya hal tersebut tidak menjadikannya jumawa atau egois, namun dengan mnegenal lingkungan yang lebih luas setelah keluarga anak dapat menambah wawasan agar dapat mencerminkan sebuah nilai-nilai kepedulian.

Kemampuan melakukan kebaikan, cepat tanggap dan memiliki rasa peduli tentunya tidak mudah untuk dikenalkan kepada sikecil dari semenjak dini, dan orangtua tidak perlu sepenuhnya khawatir akan kemampuan si kecil dalam berbuat baik karena bisa diasah mulai dari usia dini.


Ketika Babam sudah keluar masuk dokter spesialis anak, dan sudah menemukan terapi yang tepat untuk Babam, mamih baru mengerti serta masih dalam proses belajar memahami Babam di kala ia dikatakan memiliki kemampuan intelektual diatas rata-rata namun, ada ketidaksinkronan terhadap perilaku yang dimilikinya.

Terkadang ia "clumsy" terburu-buru dalam bertindak seperti contohnya ia ingin mengambil mainan yang jaraknya masih 2 meter didepannya, tetapi karena terbayang mainan itu sudah ada dihadapannya biasanya ia terburu-buru kurang memperhatikan kanan-kirinya. 

Babam juga masih sulit diajak untuk berkompromi dalam sebuah kondisi yang membuat ia tidak nyaman, misalkan ia menginginkan sesuatu yang tidak lazim seperti pipa tiang besar saat dilapangan, dan belum siap untuk dikatakan tidak bahwa hal tersebut berbahaya. Atau ia bisa berlama-lama betah hanya untuk memperhatikan kran air atau mesin parkir, yang disaat tertentu kita tidak memang tidak berniat untuk menemaninya melihat kran atau mesin parkir itu,

Mamih dan Babam yang sangat dekat



Sejauh terapi dan stimulasi yang dijalani bolak balik Jakarta-Bandung dan beranjak usia semakin bertambah hal tersebut mulai terkikis dan Babam sudah mulai bisa untuk patuh atau kooperatif.

Mamih senang dan sebenanrnya mengurangi kegalauan mamih ketika mamih beberapa kali datang ke seminar parenting dan kali ini diundang sebagai blogger terpilih untuk hadir dan ikut dalam event " Juara Hebat Kebaikan" bertepatan dengan bulan hebat dan baik yaitu bulan Ramadhan.




Juara Hebat Kebaikan ❤❤❤

Jadi event dan pemaparan yang di sampaikan hari Sabtu, 17 Juni 2017 tersebut sangat membantu dan mencerahkan mamih untuk terus mengasah kemampuan Babam dalam berbuat kebaikan, cepat tanggap dan punya rasa peduli.

Juara Hebat Kebaikan ini bertujuan untuk mendukung orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat kepada sang buah hati agar ia menjadi anak yang hebat. Selain itu, dengan berpartisipasi dalam Juara Hebat Kebaikan, dari setiap 1 anak yang melakukan aksi hebat kebaikan maka akan ada 1 donasi yang diberikan untuk Rumah Yatim.

Dalam acara tersebut juga turut hadir kakak-kakak dari Panti Asuhan juga Sanggar Tari yang dilatih oleh Kak Yuli untuk memberikan hiburan dan menunjukkan Juara Hebat Kebaikan dalam berbagai partipasi dengan kemampuan yang dimiliki.


Mba Ririen, Mba Binky dan Mas Noval


Sekarang mamih ingin membagi informasi mengenai materi yang dibagikan dalam acara tersebut, karena mamih juga sangat antusias mendengarkan isi materi tersebut.

Nara sumber yang hadir ialah Binky Paramitha psikolog dari Rumah Dandelion serta Ibu Ririen perwakilan dari Bebelac, tidak lupa nih acara ini akan menjadi makin sumringah dengan kehadiran MC yaitu Mas Noval yang asik dan santun membawakan acara.

Sebenarnya “Anak Hebat” itu seperti apa???????

Anak hebat adalah anak yang memiliki kecerdasan intelektual (cepat tanggap) dan kecerdasan emosional (kebaikan hati).

Sebagai seorang ibu, mamih pasti mendambakan dan selalu mendukung Ia agar tumbuh menjadi Anak Hebat. Berangkat dari situasi itu, Bebelac mengadakan kegiatan ‘Juara Hebat Kebaikan’ untuk menginspirasi para orangtua berkegiatan positif bersama sang buah hati, sekaligus peluang bagi orangtua untuk mengajarkan makna kebaikan kepadanya.





Mamih sadar bahwa Babam memang masih kurang baik dalam bersikap, walaupun ia cerdas dan memiliki IQ yang tinggi tetapi bila EQ nya tidak diasah dari semenjak sekarang, akan menimbulkan penyesalan dan saat dewasa nanti kurang bisa memahami nilai-nilai kebaikan.

Jadi mulai dari awal sekali mamih menyadari adanya sedikit perbedaan dalam sikap dan tumbuh kembang babam, mamih langsung memiliki inisiatif dan memberikan stimulasi juga pembelajaran mengenai sebuah bentuk peenanaman nilai sopan juga kabaikan.


Mengapa IQ dan EQ perlu seimbang ????


Menurut psikolog Roslina Verauli, nilai kebaikan perlu ditanamkan sedari dini kepada anak agar kecerdasan emosi mereka semakin terasah dan tumbuh menjadi anak dengan kepribadian yang kuat. Kemampuan berbuat baik sejak kecil merupakan basis agar kelak anak mampu berinteraksi dalam cara-cara yang positif, tidak agresif, dan kooperatif bersama orang lain
disekitarnya. Kemampuan ini merupakan tonggak dasar yang penting dalam membangun pertemanan, dan hubungan yang sukses dengan orang-orang disekitar di kemudian hari.1


Anak dengan kompetensi emosional dan sosial atau senang berbuat baik pada orang lain biasanya cenderung memiliki perfoma akademis yang lebih baik di sekolah, bahkan diperkirakan lebih populer dan disukai teman-temannya.

 Oleh karena itu, peran orangtua khususnya ibu sangat penting dalam memberikan stimulasi dan menjalin kedekatan emosional dengan anak agar Ia dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menampilkan kebaikan pada orang sekitarnya.





Apa saja nilai-nilai kebaikan yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini ?

1.    Percaya diri dan mandiri
2.   Mampu beradaptasi dengan lingkungan
3.   Mudah bekerjasama dan bersosialisai


Bagaimana Menanamkan Nilai-Nilai Baik, Agar Anak Menjadi Juara Hebat kebaikan ???

Anak-anak masih berfikir konkrit, mereka sulit menangkap kata-kata atau penjelasan abstrak mengenai hal yang rumit. Menjelaskan nilai baik pada anak lewat kata-kata akhirnya hanya akan lewat begitu saja.


Agar efektif, anak dapat belajar mengenai nilai-nilai baik melalui 3 cara :




1.  STORY TELLING, Membaca buku cerita dengan tokoh yang senang menolong orang lain dan mengaitkannya dalam kegiatan sehari-hari.
2.   ROLE PLAY/ BERMAIN PERAN, Bermain peran berganti-gantian sebagai orang yang butuh pertolongan dan orang yang akan menolong
3. MODELLING, Berperilaku sesuai apa yang diajarkan pada anak agar anak dapat meniru perilaku tersebut


Tentunya hal tersebut sudah langsung mamih terapkan dirumah bersama Babam, Mengawali dengan membacakan cerita, mamih tahu apa tokoh favorit babam dan mulai dari tokoh tersebut mamih bercerita saja mengarang sendiri mengenai kebaikan-kebaikan yang dilakukan tokoh tersebut. Misalnya membereskn mainan setelah selesai bermain, mengembalikan sepatu ketika dari luar rumah, mengucapkan salam, dan masih banyak hal sederhana yang bisa orang tua analogikan dalam bentuk cerita menarik.

Untuk bermain peran biasanya kita suka bermain dokter dan pasien karena ini memang umum dan anak lebih mudah mengerti, ketika ada yang sakit ditolong dan diberi obat, perannya berganti-gantian, mamih juga harus bisa nih mendalami peran sebagai pasien misalnya, kesakitan atau tertidur (tapi hanya peran yah)hehe.

Untuk modelling sebenarnya banyak orang dewasa selain mamih dan papih yang bisa dijadikan panutan oleh babam dan kesemua itu bisa mengajarkan babam untuk melakukan hal yang baik. Mulai dari yang sederhana dahulu, ketika minta tolong mengambilkan minum, mamih mengucapkan terima kasih, ketika mamih berjalan dan tak sengajak menginjak tangan babam mamih mengucapkan maaf, ramah kepada tetangga, juga kerabat serta mengucapkan kata-kata yang sopan. Karena anak peniru jadi yang ia jadikan panuutan tentulah orang terdekatnya seperti orangtua.


Ada formulasi lagi nih untuk memupuk aksi hebatnya ☺☺




1.  Berikan pujian pada anak yang berusaha membantu orang lain (contoh : mamih bangga babam mau membantu “Mbah” membawa kantong belanja)
2. Berikan anak kesempatan untuk mencoba membantu orang lain (libatkan dalam kegiatan rumah tangga, seperti membantu mengambil baju yang kering di jemur, menaruh piring kotor di tempat cuci piring)
3.   Ajak anak diskusi ketika melihat orang yang butuh bantuan (“ wah lihat si Kakak bermain bola dan bolanya jatuh di dekat kamu, kamu mau bantu memberikan bola untuk kakak”)
4.   Buat tradisi keluarga dalam bidang aksi social ( mengumpulkan uang, mainan, atau buku untuk didonasikan)


Kebaikan adalah kunci utama dari anak hebat. Oleh karena itu, sebagai seorang ibu, mamih juga sangat berharap berhasil untuk selalu menekankan pada anak bahwa berbuat baik adalah suatu keharusan. Jika anak memiliki nilai kebaikan pada dirinya, kelak akan menunjukkan, bahwa nantinya mereka akan memiliki kepribadian penuh empati.




Momen Ramadhan sangat tepat untuk mengajak buah hati kita memaknai dan mewujudkan nilai-nilai kebaikan. Salah satunya adalah dengan berbagi kepada teman-teman di Rumah Yatim.

Penerapan aksi hebat kebaikan dikeluarga sehari-hari tentunya harus ada rasa keyakinan dan kepercayaan orang tua kepada sikecil, jadi bisa dimulai untuk memulai aksi hebat dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dimulai dengan melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga, memberi contoh baik kepada anak, mentransfer nilai-nilai dalam bentuk pembicaraan yang sesuai dengan usia anak, dan memberikan dukungan dan penghargaan atas aksi kebaikan yang ditampilkan anak dengan memberinya pujian; seperti pujian secara verbal.

Jadi bisa mulai diterapkan nih kegiatan kebaikan yang mamih peroleh dari penjelasan materi yang disampaikan. Dalam mengembangkan rasa peduli anak agar Ia menjadi Juara Hebat Kebaikan, Binky Paramitha, psikolog dari Rumah Dandelion berpendapat bahwa kampanye Juara Hebat Kebaikan memberikan kesempatan untuk dukungan dan inspirasi bagi Ibu untuk menumbuhkan keseimbangan kecerdasan intelektual dan emosional anak, sekaligus mengajarkan nilai-nilai kebaikan untuk membentuk karakter anak yang hebat.






Dengan pendampingan dari Ibu, anak bukan hanya diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan sesuai dengan inisiatifnya tetapi juga merasa mendapatkan apresiasi sehingga mereka semakin termotivasi dari dalam diri untuk melakukan perbuatan baik setiap hari.





Berikutnya tidak kalah penting nih, untuk mendukung perkembangan kecerdasan intelektual dan emosional anak, dibutuhkan juga nutrisi yang tepat sesuai dengan masa tumbuh kembangnya.




Nutrisi yang baik adalah yang mengandung minyak ikan, asam linoleat serta vitamin dan mineral, dimana semuanya ini bisa didapatkan dari menu makanan yang seimbang serta susu. Dengan pemenuhan nutrisi optimal maka anak Anda akan dapat menyerap pembelajaran dan beradaptasi terhadap lingkungannya, sekaligus dapat menjadi anak yang menginspirasi
kebaikan terhadap sekitarnya.




Hal yang Menarik Selama Acara ❤❤❤❤

1.   Keluarga bisa berkumpul bersama, karena acara kali ini melibatkan seluruh anggota keluarga jadi papih, mamih, dan babam juga hadir dalam acara tersebut dan merasakan kebersamaan dalam sebuah kesempatan bermain, menyerap ilmu, juga kerja sama. Terdapat juga tempat yang disediakan untuk foto bersama dengan seluruh anggota keluarga
2.  Dekorasi dan permainannya lengkap, jadi Babam juga bisa tenang dalam beberapa saat, dimana mamih bisa menyimak obrolan materi dari nara sumber.
3.   Berbaur bersama anak-anak panti asuhan, tentunya ini membuat kami selalu belajar untuk bersyukur dan juga berbagi karena ada moment dimana Babam berbagi crayon dan buku gambar untuk kakak di panti asuhan, juga babam senang bermain bersama mereka.
4.  Hiburan tari, ada Sanggar arahan dari Kak Yuli Fajar yang merupakan teman mamih di saat kuliah tari (waduh senangnya jadi bisa silahturahmi) yang menari dengan percaya diri, gerak tari kreasi ini di olah dalam pelatihan 6 hari yang khusus untuk persempahan acara “ Juara Hebat Kebaikan:.
5. Makanan yang disajikan enak, beragam dan lokasi mudah dijangkau serta Babam bisa ikut makan bersama.
6.   Mamih terpilih sebagai salah satu pemenang livetweet saat acara
7. Goodiebag yang bermanfaat, mulai dari meja belajar, kerudung yang langsung bisa mamih pakai, pounch untuk wadah yang lengkap serta susu dan biskuit yang babam suka dan kami coba memasak biskuitnya lagi bersama
8.   Selalu ada manfaat dan berkah ketika isi materi yang positif kami terapkan langsung dalam kegiatan sehari-hari.


Area playground



Babam bermain di playground


Mommy Blogger antusias mengikuti acara


Babam beraksi

Babam bermain dengan teman sebaya

Dekorasi dan makanan yang menarik

Hiburan tari Anak



Mamih dan papih sangat berterima kasih kepada Blogger Crony yang mengundang untuk ikut berpartisipasi dalam rangkain acara ini, sungguh sebuah pengalaman yang berharga dan menginspirasi kami sebagai orangtua untuk memberikan stimulasi serta pendampingan yang terbaik kepada sikecil Abraham (babam).

Video lengkap di IG Mamih klik @miramiut

Babam memberikan coockies kepada Bapak Pengayuh becak



Mau Hadiah ???





Akan ada kesempatan juga loh untuk buah hati hebat di seluruh Indonesia yang ingin berpartispiasi untuk ikut serta dalam kegiatan Juara Hebat Kebaikan?

Begini caranya. :

Kirimkan foto atau video dan cerita aksi hebat kebaikan buah hati Anda ke website

Kegiatan ini dimulai dari 5 Mei hingga 30 Juni 2017.

Jadi masih ada waktu bagi Anda dan sang buah hati untuk ikut serta. Ayo menjadi inspirasi untuk terus menanamkan pentingnya melakukan kebaikan pada anak sejak dini dan jadikan si Kecil Juara Hebat Kebaikan



4 komentar:

  1. Aku salut dengan semangat mamih Babam yang tak henti-henti semangat bolak balik Jakarta-Bandung demi stimulasi Babam. Babam smoga selalu juara ya :)

    BalasHapus
  2. Babak pinternyaa..anak hebat mamihnya juga hebat..

    BalasHapus
  3. adenya lucu kecil kecil dah pinter nih bantuin orang tua asik deh

    BalasHapus
  4. Babam, tante juga mau ya satu kue coklatnya.
    mamih hebat lah bisa memberikan stimulasi yang luar biasa ke babam.

    BalasHapus