Senin, 13 Juni 2016

Pengalaman Sehari di Paris Menonton Euro 2016


Euro 2016 Paris


Kebahagiaan yang tak terhingga mendatangi keluarga kami, beberapa bulan terakhir Kakak pertama sama sibuk kursus Toefl dan IELTS dan mengunjungi berbagai pameran pendidikan untuk kuliah di Luar Negeri. Beruntung atas kerja keras dan doa dari Ibu kami tersayang, Kakak saya bisa melancong ke Belanda selama sebulan di Maastrich tepatnya untuk mengikuti ShortCourse. Lantas bagamana dengan segala biaya nya?? karena Beasiswa kerja sama Pemerintah Belanda dan Indonesia itu semua gratiss tiss tiss. Sebagai adik perempuan tentu saja saya iri donk, karena Kakak menyusun banyak sekali rute perjalanan keliling Eropa apalagi setelah pesan tiket untuk menyaksikan Euro 2016 pada saat pembukaan di Paris Perancis.

Saya yang kala masih gadis keranjingan menonton sepak bola, tentu saja tercengang dan ingin sekali buat pintu kemana saja. Karena Kakak saya memang baik hati ia berpesan nanti akan membelikan Jersey terbaru untuk Abraham anak saya, yang original, dan membagikan foto-foto saat berada disana, nahh itu mah malah bikin kepengen. Tetapi Kakak memang selalu ingat dengan adik-adiknya, setiap ia berpindah mengunjungi negara di Eropa selalu membelikan buah tangan untuk keluarga dirumah, tanpa diminta (dikode sih iya hehe).

Awalnya Kakak ingin keliling Eropa karena tempelan kulkas dirumah sudah banyak sekali dan memenuhi pintu bagian depan juga samping lemari es dirumah, akhirnya Kakak bisa mewujudkan mimpinya, lalu giliran saya kapan dong???


Saat menikmati buka puasa


Berlanjut saat ia tiba di Paris, pemberangkatan pagi hari menggunakan Bus dari Maastricht, sesampainya di Paris ia terus menjalani puasa tanpa tergoda dengan foodtruck atau jajanan apapun disana, walaupun harus menjalani puasa selama 19 jam. Tiket Bus seharga 19 euro dibayarkan, sekali jalan dengan menempuh waktu sekitar 6-7 jam. Tentu saja Kakak sudah menyiapkan tiket untuk memasuki stadion utama, dan ikut merasakan euforia Euro 2016 langsung di depan mata, saya juga langsung sih hanya terhalang layar kaca, hehe. Tiket masuk pertandingan sepak bola seharga 600rb-2jt bila di rupiahkan. Karena waktu buka puasa sekitar jam 10 malam, ia pun berbuka puasa di sekitar arena stadion dan melakukan sholat magrib bersama teman-teman yang lain.

Ia bercerita menyaksikan langsung pertandingan disana sungguh pengalaman yang menakjubkan, bisa bertemu dengan suporter yang banyak sekali dari berbagai negara, bisa melihat secara nyata atribut yang digunakan para suporter, semangat para pemain yang bertanding pun bisa ikut dirasakan saat menonton langsung, begitu yang ia ceritakan kepada saya, melalui video call, ataupun WhatsApp. Mendengar dan melihat foto yang ia bagikan saya ikut antusias apalagi ketika ia membagikan gambar jersey yang dijanjikan, wah langsung senangnya bukan main donk, dan ikut bahagia dengan pengalaman Kakak yang bisa menempuh studi di Belanda dan bisa berkeliling Eropa.

UEFA Euro 2016 atau Euro 2016, akan menjadi Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA ke-15, dalam kompetisi sepak bola pria dunia yang diselenggarakan oleh UEFA setiap empat tahun sekali. Kompetisi ini diselenggarakan di Perancis dari tanggal 10 Juni sampai 10 Juli 2016. Tim Favorit Kakak yakni Perancis sudah menjuarai Euro sebanyak 2 kali, pada tahun 1984 dan 2000. 

Menara Eiffel jam 9 malam


Setelah usai menyaksikan pertandingan ada kejadian buruk yang dialami, salah satu teman dari Kakak saya kecopetan, ternyata memang banyak copet yang berkeliaran, dan suasana seusai pertandingan juga nampak tegang antar suorter, botol bir banyak berserakan di sekitar stadion, lantas Kakak dan teman-teman bergegas kembali untuk pulang ke Belanda menaiki Bus juga dengan waktu tempuh kurang lebih sama 6-7 jam. Dengan pengalamannya yang sangat menyenangkan juga sempat berjalan-jalan dikawasan menara Eiffel dan sesekali memandang megahnya menara tersebut, juga berbagi cerita dengan teman-temannya yang tak hanya dari Indonesia tetapi juga dari berbagai negara lainnya.

Saat foto para suporter


Menemukan mimpi dan mewujudkannya mungkin salah satu hal yang bisa saya contoh dari perjuangan Kakak saya, dengan berhasil meraih beasiswa sambil menemukan perjalanan yang tak terlupakan merupakan moment indah yang tak hanya dapat diceritakan tetapi bisa menjadi sebuah pembelajaran hidup yang bermanfaat bagi orang lain terutama bagi saya. Apakah saya akan mengikuti jejaknya, entahlah. Banyak tanggung jawab sebagai Ibu yang enggan meninggalkan Abraham untuk saat ini, tapi jika waktu dan kesempatannya ada, mimpi bisa dikejar dan rejeki akan menghampiri melalui alamat yang tepat.


29 komentar:

  1. cerita dan pengalaman yang luar biasa,,semoga suatu saat bisa kesana..

    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga bisa jalan-jalan keliling Eropa... Amin

      Hapus
  2. Copet di Eropa memang ngeri ya mba? Banyak banget wisatawan yang apes

    BalasHapus
  3. Huaaahh.. saya tiap malam begadang nonton Euro, Mbak :D
    Beruntungnya kakak Mbak Mira, mupeng saya, kepingin nonton langsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama saya juga mupeng hehehe, hayo siapa juaranya kali ini..?

      Hapus
  4. Semoga Mak Mira juga kesampaian ke sana yaa..

    BalasHapus
  5. Wah suami saya baru dari mastrich jjuga mbak, beliau kuliah di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo kk hanya sebulan, kuliahnya akhir tahun dapat di Australia

      Hapus
  6. Paris menjadi salah satu kota yang ingin sekali aku datagin, mba :)
    Semoga terwujud yaa. Seru skali pengalamannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...
      sama-sama mengaminkan yah semoga terwujud. AAmiin

      Hapus
  7. semoga bisa menyusul seperti kakak nya ya mba, aku juga pengen banget itu ke paris hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin
      yukk kita jalan-jalan bareng

      Hapus
  8. pengalaman yang menyenangkan Mbak :)

    BalasHapus
  9. Ya ampun, jam 9 malem masih terang benderang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru yah terangnya lama hehehe

      Hapus
  10. Alhamdulillah ya kakaknya bisa nonton langsung Di sana.

    Saya mupeng banget, Ada kesempatan kesana Tapi terpaksa Mundur karena ga tega ninggalin anak yg Masih ASIX. Jadi biarlah Suami yg nantinya kesana sendiri, hehe. (Lha malah curcol, hehe)

    Salam kenal, Mak. Follback ya, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Curcol nya sama koq mba, semoga masih ada lagi yah rejekinya, nest time

      Hapus
  11. Wihh saya pengen banget tuh kesana menyaksikan Euro2016 :( kapan ya saya bisa nonton langsung kesana dan gak hanya lihat di layar kaca :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin
      semoga bisa lekas terwujud

      Hapus
  12. waaah mbok ya sebut namaku biar bisa sampek paris juga mak T_T

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuhuhuhu, hayooo kita bareng-bareng ke Paris

      Hapus
  13. Saya pernahnya ke Paris van Java, Mbak...wkwkwk. Kapan yak bisa menyusul. Hobi sih udah sama, ngumpulin tempelan kulkas, hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga melancong ke Paris Perancis nya menyusul yahh mba

      Hapus
  14. Berawal dari mimpi. Tulisan yang menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. mimpi yang dilanjutkan doa serta usaha.. terima kasih mba

      Hapus
  15. di Eropa memang gak aman ya sekarang, apalagi untuk turis, sayang banget ya :(

    BalasHapus