Kamis, 26 Mei 2016

Xmen Apocalypse : Perjalanan Panjang Menembus Jaman dan Belum Berakhir

Xmen Apocalypse

Sudah lebih dari seminggu penanyangan film yang saya tunggu sejak 2 tahun lalu. Sekuel Xmen memang membuat saya berulang kali menontonnya sampai terbawa mimpi, perasaan yang mungkin merasuki logika, karena film fiksi ini benar adanya membuat saya merinding kesemua sekuel judul filmnya.

 Terbaru saat ini Xmen Apocalypse yang sudah tayang di berbagai bioskop di Indonesia, hari pertama muncul dan berjejer di studio bioskop membuat saya mengantri agak lama untuk mendapatkan tiketnya. Menjawab rasa penasaran saya selama hampir 2 tahun, dan film ini berdurasi agak lama tapi alur ceritanya runtut dan jelas.
Para pemain baru sudah mulai bermunculan untuk memerankan tokon mutan yang baru ada dalam film ini, juga wajah lama masih mewarnai seluruh rangkaian film Xmen Apocalypse. Setelah menyaksikan Xmen The Day Future Past saya mengira film Xmen kali ini akan menampilkan lebih banyak peran Wolverine yang memang menjadi favorit saya. Hampir sepenuhnya film Xmen sebelum ini wajah Wolverine selalu muncul, namun perkiraan saya meleset disini cerita Wolverine bukan menjadi inti mutant yang diceritakan, namun muncul mutant dengan tenaga yang super bisa menyerap dan menambahkan super power kepada mutant lain sehingga memiliki kekuatan yang lebih dahsyat lagi. Namun sangat disayangkan kemunculannya menjadi pemecah belah ditengah kedamaian antara manusia dan mutant.
Sepanjang perjalan cerita Xmen Apocalypse memberikan cinematografi yang menarik dan indah, di sisipkan beberapa adegan lucu, agar seluruh film tidak menjadi horor dan tegang, karena kumunculan mutant yang super hebat ini penampakannya agak mengerikan, saya sampai menutup mata dengan kedua jari saya, jadi masih bisa intip dikit lah sambil agak deg-degan. Cerita masih lanjut dari tahun 1973 dimana masa berputar dari kala itu dan merubah masa depan dengan turunnya Wolverine ke tahun 1973. Kelanjutanan kisahnya penuh dengan kedamaian yang terlihat sebagai cermin yang usang, terlihat tenang tetapi masih diselimuti rasa benci antar manusia dan mutant.
Akan ada kisah baru antara ayah dan anak yang tidak saya duga sebelumnya, juga kisah romansa menarik dari Profeor X yang dibuka juga diterjemahkan dalam kisah yang penuh perasaan. Sosok kasih sayang keluarga juga menjadi bagian yang memilukan di film kali ini, persahabatan, kembali membuat luluhnya sebuah kebencian yang sulit untuk ditaklukan, namun masih di rudung banyak permasalahan yang membuat penonton tak mengira akhir cerita ini begitu sensasional.
Sungguh puas saya menyaksikan film ini, dan penuh keseriusan dari awal hingga akhir tetapi tetap digelitik sebuah adegan yang menghibur, para pemainnya seakan sudah tertanam dengan masing-masing karakter yang di perankan. Khusus untuk Wolverine yang terlanjur membuat saya jatuh cinta akan karakternya, hingga membuat saya berkeinginan membuat model rambut anak lelaki saya seperti Logan hahay, tapi niat itu belum terlaksana, sayang disini Logan tidak menaruh begitu banyak peran, namun tetap diceritakan dengan jelas, juga musuh bebuyutannya Stryker pun tampil dengan wajah yang menyebalkan.

Akhir cerita dimenagkan oleh mutant atau manusia?? hmmm tetap saja dunia mengalami kerusakan yang parah, dan kesemuanya menjadi pembelajaran yang dipetik bahwa perang tetap akan memakan korban, perang menimbulkan penderitaan, dan perang diselimuti sebuah kesengsaraan. Saat Prof X memasuki cerebro akhhh itu adegan bikin hati saya mengigil, terasa sekali ketakutan dan perasaan Prof X bisa langsung sampai masuk saat saya menontonnya.
Masih tayang di bioskop hingga hari ini dan mungkin akan bertengger lama, karena penggemar Xmen di Indonesia cukup luar dan membahana. Tetapi tidak disarankan untuk membawa adik kecil dibawah umur, karena beberapa adegannya agak sadis penuh darah. setelah selesai menonton sayapun melanjutkan maraton menonton film Xmen sebelumnya, hayo disini adakah yang hafal??? untuk selanjutnya saya ingin datang ke bioskop dan menontonya 2 atau 3 kali lagi hehehehe.
Instagram : @xmenmovies

17 komentar:

  1. Aku dah nonton, paling suka ama effect pas di piramid, itu kerasa banget tegangnya pas piramidnya diamblesin
    Sama suka yg pas adegan salah satu anggota x men punya anak dan istri di negeri polandia ya kalo ga salah
    Itu pemandangan rumahnya bagus banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dramatis yah... efek nya gokil n keren memang

      Hapus
  2. Waaah keren deh sepertinya Xmen ini, suami suka nih kayanya diajak nonton XMen.. Hehe. Eh tampilan blog baru mak? Masih perlu dirapihin lai tapi sedikit ya mak, biar makin keceee. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belom nih, orang yg ngerapihin gak bertanggung jawab kaburr😂😂😂

      Hapus
  3. Kyaaaa aku belum nonton. Mudah-mudahan sempet sebelum puasa, nih. Kalah jadi abu, menang jadi arang. Biasanya gitu ya kalau duel/perang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi semua jd penuh abu byk korban hiks hiks

      Hapus
  4. Saya suka film X-Men, Tapi yang ini belum nonton :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Detail dialognya, beberapa dialog dari film sebelumnya berhubungan. pemain muda nya bikin seger..hehe

      Hapus
  5. Duhhh pemainya bikin susah merem nih akibat terpesona #eaaa ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayooo jagoan nya siapa..hahay

      Hapus
  6. Mau nonton film ini belum kesampean juga neh. Film X-Men memang seru dari dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mba nobar...sy mau nonton berkali - kali

      Hapus
  7. memang keren dan memukau ya film xmen ini, Gak rugi meski harus mengantri. ya kan??

    BalasHapus
    Balasan
    1. betulll sekaliii... antri juga terbayarkn puasnya

      Hapus
  8. sama..juga ngefans ama wolverine :D
    maskulin abizz

    BalasHapus