Rabu, 06 April 2016

Abraham Satya Nabhan 3+++

Aku sekarang 3tahun loh.
 Sungguh jika mengingat kembali ke masa sebelum hadirnya buah hati akan terasa begitu ceoat bila melihat perubahan wajahnya dari bulan ke bulan. Waktu yang saya lewati tak serta merta terasa singkat untuk diulang, dan ku merasa tidak ingin kembali kemasa sebelumnya, dan ingin yerus menemani jejaknya, melihatnya tumbuh melewati masa bayi dan beranjak menjadi anak-anak. Nama yang kami tautkan untuk nya berharap kelak ia akan menjadi pemimpin yamg berani menyuarakan kebenaran juga keadilan MERDEKA.
Hobi aku saat ini

Walaupun saat ini ia mengalami keterlambatan bicara dan sampai saat ini di sebabkan perkembangan kinestetik dan visual yang cepat dan area auditory mya menadi tertekan. Karena ada ketidakharmonisan saya tetap berjuang untuk mengeka


Yuk kita bersepeda



Ketertinggalan tumbuh kembang dari Abraham untuk sementara waktu ini membuat saya khawatir untuk memberikan pendidikan baginya. Dari mulai lahir sampai semua perkembangan motoriknya terlewati dengan baik, mulai dari tengkurap di usia krg dari 2 bulan, bisa mulai duduk usia 4 bulan, tegak duduk sendiri usia 6 bulan merangkak, berjalan merambat tembok, mendorong kursi berjalan, dan pada akhirnya berlari sebelum usia setahun. Abraham mengisi keceriaanmya dirumah kami, ia selalu tertawa, melambaikan tangan, mulai mengenal mamih papih, juga suka sekali bermain ci luk ba, dan saya ingat ia bisa berkata dor saat kami menyanyikan lagu Balonku. Terasa sempurna hari kami menemani Abraham tumbuh. Namun kosa kata yang berarti belum mulai muncul dan baru jelas saat usia 2,5 tahun. Kekhawatiran saya akan perkembangan bicara Abraham disadari dari usia menjelang 2 tahun dan anaknya terbilang sangat aktif, suka memanjay, outbond, bermain perosotan, bergelantungan, dan suka sekali melompat dari meja atau lemari.


Bahasa yang tidak berarti membuat kami selaku orang tua nya bingung, mencari sumber sana-sini, mendatangi dokter anak, neurolog anak, melakukan tes bera , dan observasi ke psikolog. Hasilnya pun Abraham memerlukan inervensi agar bisa lebih bisa diarahkan dan aktifitas fiik juga energi nya yang sangat tinggi bisa tersalukan, serta kemudian akan diharapkan muncul kosa kata dan bisa berbicara juga bercerita. Walaupun ia belum bisa berbicara denga kata yang banyak ia bisa mengeri perintah sederhana, seperti buang sampah, tutup pintu, ambil gelas, dan yang lainnya. Ia juga mampu mengungkapkan apa yang ia rasakan dengan bahasa tubuh, juga meminta sesuatu.

Kemampuan Abraham terbilang bisa mengikuti teman sebaya nya, ia mengerti warna dasar, bisa mengidentiikasi hewan dan menirukan bunyinya, tahu anggota tubuh , menorehkan berbagai coretan di tembok rumah kami tanpa celah dan sekeliling rumah penuh dengan hasul goresannya. Kemajuan bahasa sampai saat hari ini mulai menampakkan hasil yang positif, bermain flash card sudah, membaca buku, iyah, bercerita iya, menyanyi juga sudah saya lakukan, mengajak berbicara mulai dari perkata yang mudah dimengerti, juga merangsang ia untuk menyebutkan permintaannya. Saya terus percaya dan memiliki harapan tinggi kelak ia akan mulai bercerita, mendongeng untuk saya juga memberikan saya kepercayaan penuh agar bisa belajar lebih banyak lagi dalam dunia parenting juga menjadi orangtua yang tepat untuk dirinya. Saya percaya tiap anak terlahir dengan kemampuan yang unik dan saya semakin belajar untuk oendekatan mendidiknya agar memiliki kualitas hidup yang baik sehingga bermanfaat bagi orang banya. Doa saya untuk Abraham juga keluarga kami yang senantiasa di hujani keberkahan.


Makasih om ucapannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar