Senin, 28 Desember 2015

Berpergian menyenangkan dikala berbadan 2 (hamil)

Sekitar 3 tahun lalu perubahan terjadi pada tubuh saya, yap setelah pagi hari cek melalui testpack seminggu sepulang saya dirawat di RS ternyata garis dobel yang berarti mengalami perubahan hormon yang mengarah pada kehamilan. Langsung saja pada sore hari menunggu suami pulang kerja saya cek di klinik dekat rumah, dan hasil menyenangkan ada proses pembentykan janin di dalam rahin saya, yap saya hamil. Berselang sebulan, dua bulan, tiga bulan nafsu makan saya berubah menjadi agak kemaruk alias rakus, seperti ingin marah bila perut terasa lapar, ingin terus makan dan makan lagi. Masalah mual pun erasa tetapi tidak terlalu lama dan terkadang tiap hari saya tidak terasa mual, malah saya ingin terus aktif bergerak, sepulang mengajarpun saya tidak ingin masuk ke dalam rumah, hasrat belanja saya jadi meningkat, padahal sebelumnya saya tidak terlalu fanatik berbelanja. Menyenangkan memang mengalami kehamilan yang tidak merepotkan, saya masih aktif berlatih tari, bahkan masih ada diatas panggung sampai usia kehamilan 7 bulan. Sehat dan selalu bersemangat itulah keadaan saya pada kehamilan anak pertama, dan kondisi tersebut saya manfaatkan untuk menghirup udara gunung yang menyegarkan. Saya pergi ke daerah Bogor juga agak sedikiy menanjak walalupun hanya beberapa lintasan di daerah kaki. Memang perut terasa agak sedikit berat tetapi ketika berjalan ersama teman dengan tawa juga dukungan penuh kasih pasti perjalanan menjadi bersemangat apalagi suami menemani. Tak hanya pergi ke Bogor saya juga berkelana untuk bersilahturahmi ke Serang Banten, dan saya naik kendaraan roda dua dari Karawaci Tangerang. Bertemu dengan kerabat sambil bertukar cerita tentang kehamilan juga membuat saya makin menikmati masa kehamilan. Dalam perjalanan pulang dan pergi pun kami istirahat beberapa kali untuk mengisi perut saya yang gampang sekali lapar.

Cerita masa kehamilan memang sangat menarik bagi setiap wanita, karena memiliki masa yang bercamput rasanya, terkadang senang dan semangat, ada rasa kekhawatiran juga merasa lelah diterjang berbagai kesulitan atau gampang lelah. Beruntung saya mengalami kehamilan yang dikondisikan sehat dan bisa aktif ke beberapa wilayah untuk mengisi kembali kesegaran kepenatan yang terjadi di Ibu Kota. Kebutuhan akan liburan atau travelling juga menjadi prioritas saya agar menikmati suasana alam ataupun petualangan seru nan menyenangkan, mengajak debay juga menikmati liburan yang ceria. Bagaimanapun kondisi kehamilan setiap wanita, bisa dinikmati dan pasti menjadi pengalaman yang berarti untuk Ibu serta buah hatinya. Oh iyah saya juga tidak lupa loh mengambil beberapa foto dan agak gegayaan hehehe.

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Demi persalinan yg nyaman..huakakakakaka..pas lahir malah vakum nihh

      Hapus
  2. Sekalian olahraga ya mba, agar ketikan nanti kelahirkan akan mudah, hehe

    BalasHapus
  3. Harapan nya begitu mba, hanya saja kenyataannya harus operasi hehe

    BalasHapus